OUTSUTSUKI KAGUYA

Dimasa terdahulu jauh sebelum adanya dunia shinobi, bumi yang sangat tenang dengan sumber daya alam yang besar untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup disekitarnya. Ketika itu, manusia yang hidup diwaktu itu masih sangat sederhana alami dengan memanfaatkan alam sebagai cara mereka untuk bertahan hidup. Meski kehidupan saat itu cukup sejahtera, namun tidak selamanya berjalan mulus tanpa adanya perselisihan antar penduduknya. Sat itu, kepemimpinan sebuah Negara Leluhur yang masih dipimpin oleh seorang disebut dengan kaisar.

Tenji hidup jauh sebelum pembentukan shinobi. Ia menjabat sebagai Kaisar dari Negara Leluhur.Tenji memiliki pengikut dan penduduk yang cukup banyak. Dengan cara itu Tenji ingin menciptakan perdamaian tanpa perselisihan dari pendduduk dan para pengikutnya. Pengikut Tenji adalah orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan untuk berperang dan keterampilan dalam eksplorasi alam. Tidak heran jika sering terjadi perselisihan antar pengikutnya yang merasa kekuatan mereka yang paling hebat dengan penduduknya.

Pada suatu hari negaranya dalam keadaan perang dengan Negara atas sengketa kepemilikan tanah. Tidak seperti para pengikutnya dan penduduk Negara Itu, Tenji menginginkan perdamaian dan berusaha menghindari konfrontasi langsung dengan lawan-lawannya untuk menghindari perang bahkan dalam keadaan terjepit. Negara-negara lain tidak mau menerima negosiasi yang diberikan Tenji dan pengikutnya, mereka tetap ingin menguasai Negara Leluhur untuk memperluas wiayah mereka(lawan/musuh). Akan tetapi perang tetap terjadi dan antara musuh dari negara luar, penduduk dan pengikut Tenji yang memperjuangkan tanah kelahiran mereka.

Perang berlangsung sangat sengit dan kegigihan mereka untuk pantang menyerah meskipun harus mempertaruhkan nyawa yang tidak sedikit. Secara tiba-tiba awan menjadi sangat gelap dan tebal dan menghasilkan angin topan yang kencang. Pada saat yang tepat angin yang kencang itu seketika menghentikan perang secara serentak dan membuat oarng-orang merasa ketakutan dengan cuaca yang tiba-tiba berubah mengerikan. Tenji yang tepat berada dibawah awan yang menggulung itu, terkejut melihat sesosok perempuan menggunakan jubah bputih dengan wajah yang sangat cantik. Seketika Tenji merasa ada sesuatu yang berdebar cepat didadanya dan ia rasa menyukainya.

Wanita itu adalah dewi outsutsuki bernama Kaguya, ia adalah alien dari luar angkasa yang ingin menanam pohon dewa di bumi yang sebelumnya telah ia lakukan di planet lain. Turunnya Kaguya tepat ditengah-tengah terjadinya perang dan membuat terkejut semua orang. Namun, pada saat itu Tenji maupun Kaguya belum saling mengenal karena kemunculan Kaguya yang sangat tiba-tiba. Karena Tenji tepat berada disebelah Kaguya dengan tatapan penuh rasa Tenji memberanikan bertanya siapa dan apa tujuannya turun ke bumi. Berbeda dari orang-orang lain yang ketakutan Tenji malah ingin mencari informasi pada wanita tersebut. Sedangkan orang-orang bergegas segera melarikan diriyang dikira bencana besar, dan mendadak perang pun berhenti.

Ketika ia bertemu Kaguya, ia terkejut mengetahui Kaguya datang “dari bintang yang jauh”. Tenji lalu menaruh minat pada Kaguya setelah ia mengatakan kepadanya bahwa dia menginginkan perdamaian. Hanya dalam beberapa bulan saja Kaguya sangat akrab dengan penduduk Negara Leluhur dan ramah pada anggota kerajaan Tenji. Tenji sangat senang dengan adanya Kaguya. Mereka menjadi sepasang kekasih dan Tenji mengunjungi Kaguya setiap hari, hingga rumor hubungan mereka sampai ke Negara Itu. Mereka berdua akan segera menikah dan ingin mewujudkan impian untuk mendamaikan dunia bersama-sama. Akan tetapi para pengikut Tenji tidak menyetujui dengan rencana pemimpinnya sebab pada saat itu Kaguya dianggap iblis yang menyamar sebagai wanita cantik. Cintanya kepada Kaguya karena perdamaian menyebabkan dia mengancam pengikutnya sendiri dengan kematian jika mereka berani mengancam perdamaian dengan Negara Itu.

Asal tau saja dalam pikiran Kaguya perkataan pengikut Tenji memang benar, namun ia tidak mau menyakiti Tenji yang sudah mempercayainya. Ia merasa beruntung menemukan kekasih yang dapat menerima ia walu telah banyak hinaan dari orang-orang dan pengikutnya sendiri. Waalu sebenarnya Tenji belum mengetahui pasti siapa Kaguya sesungguhnya, tapi dia yakin dan akan tetap bersama dalam mewujudkan impian bersama. Agar dapat diterima warga dan pengikut Tenji, Kaguya membantu sang kekasih untuk meringankan masalah yang ada disekitar rumahnya seperti mengobati orang sakit dengan kekuatan yang ia miliki saat itu. Benar saja cara itu sangat membantu dan membuat orang-orang mersa tertolong dengan adnya Kaguya. Tidak butuh waktu yang lama, Kaguya dapat diterima orang-orang walau hanya sedikit. Hal itu sudah membuatnya merasa cukup dan lebih lega sehingga bisa terus bersama Tenji.

Sedangkan orang-orang yang membenci Kaguya dan Tenji mengasingkan diri dan ingin memisahkan mereka berdua apapun caranya. Walupun nantinya akan ada perang antar negara sendiri yang dulunya makmur dan damai. Selang beberapa hari mereka akhirnya menikah dengan acara yang sangat meriah Di Negara Leluhur dan dihadiri oleh orang-orang setempat. Mereka bahagia menceritakan mimpi-mimpi mereka dan ingin selalu membantu penduduknya ketika dalam kesulitan. Setelah lama bercerita, Kaguya juga ingin menanam pohon dewa supaya berbuah dan buah itu nantinya bisa mengabadikan kehidupan yang indah ini.

Mendengar hal itu Tenji merasa aneh dan bertanya pada istrinya itu, bahwa menanam pohon dewa hanyalah sebuah mitos, memang benar buah itu bisa mengabadikan siapa pun yang memakannya. Tenji hanya meng-iya kan perkataan Kaguya walau iya tidaklah yakin dengan hal itu. Beberapa bulan setelah mereka menikah Tenji mersa ada yang aneh pada istrinya, karena ia bertambah hebat dalam membantu pengobatan dan istrinya itu tidak pernah sakit atau pun kelelahan seperti orang pada orang bisa. Pada suatu hari Kaguya menanam benih pohon dewa dengan kekuatan yang miliki dalam tubunya berupa cakra(energi dalam).

Pohon itu akan tumbuh jika telah meresap cakra kehidupan disekitarnya seperti mahkluk hidup hewan dan manusia. Tanpa diketahui Tenji Kaguya menghasut orang-orang untuk pergi ketempat dimana pohon itu ditanam agar mereka bisa menjadi makan pohon dewa. Kaguya mengatakan siapapun yang pergi ketempat itu akan mendapatkan semua keinginan mereka tanpa harus bersusah payah dan abadi disana tanpa kesedihan. Apa yang dikatakan Kaguya memang benar, tetapi jika ada orang yang menyadarinya itu adalah genjuts atau hanya ilusi saja. Padahal mereka yang telah dimakan pohon dewa akan tertidur dan terus bermimpi sesui keinginan mereka dan tidak lama cakra kehidupan mereka akan habis lalu mereka mati dalam dunia mimpi. Akan tetapi hal itu belum diketahui oleh siapapun, karena belum ada yang pernah kembali setelah pergi kesana. Melihat warganya yang terus berkurang karena hilang entah kemana, Suzaku selaku menteri negara itu mencurigai bahwa itu ulah dari Kaguya yang memiliki kekuatan seperti dewa dan dari asal usulnya dahulu.

Setelah Suzaku, Menteri Negara Itu, mencoba untuk menculik Kaguya bersama para prajuritnya hal tak terduka terjadi sebab perlawanan Kaguya sangat kuat dan mengerikan. Mereka seakan-akan seperti berperang melawan dewa yang murka dan merasa bahwa Kaguya bukanlah manusia. Pada saat itu Tenji sedang pergi ke negara tetangga untuk usrusan kerjasama antar negara jadi ia tidak mengetahui bahwa istrinya telah banyak membunuh pengikut Tenji. Percobaan penculikkan Suzaku akhirnya gagal yang malah membunuh banyak prajuritnya, setelah ia pulang kerumah Tenji kaget dan merasa takut karena kekuasaan Kaguya yang seperti dewa dan akhirnya memutuskan untuk mengkhianati kekasihnya untuk mencegah perang karena melanggar perjanjian.

Pada akhirnya Tenji sadar bahwa Kaguya sangat berbahaya, dan kemungkinan besar warga yang hilang dimanfaatkan untuk makanan pohon dewa. Mereka pun sepakat akan menangkap Kaguya dan menghentikan penanaman pohon dewa. Namun, ketika kedua belah pihak berusaha untuk menangkap Kaguya, diapun memakan buah Pohon Dewa dan dengan kekuatan barunya, ia melepas Tsukuyomi. Lalu semua orang termasuk Tenji suaminya sendiri meng-genjutsu agar tak ada kekacauan dan membunuh penduduknya. Sebab Kaguya berfikir daripada penduduknya mati lebih ia memanfaatkannya sebagai makanan pohon dewa. Saat Tenji menjadi korban genjutsu, ia bertanya pada Kaguya siapakah sebenarnya dia. Tenji juga tidak menyadari bahwa Kaguya telah mengandung anak-anaknya.

Dengan kekuatan Kaguya yang baru itu, ia melepaskan genjutsu kebeberapa orang untuk menghapus ingatan mereka dan seterusnya hingga semua tidak memiliki ingatan akan kejadian saat itu. Untuk kehidupan selanjutnya mereka kembali hidup damai dan seperti tidak ada masalah yang terjadi. Kehidupan sangat damai setelah beberapa bulan setelah kejadian hari itu, pada akhirnya Kaguya melahirkan dua orang anak kembar dan diberi nama Hagoromo dan Hamura. Menurut Kaguya kedua anaknya akan mewarisi kekuatan ibunya untuk meneruskan tugas menanam pohon dewa. Sebelum mereka beranjak dewasa Tenji mengalami sakit keras yang mengakibatkan ia meninggal dunia. Oleh karena itu, Kaguya harus membesarkan anak-anaknya seorang diri dan juga harus menjaga pertumbuhan pohon dewa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.